“Mengangkut babi” oleh Hedi Hinzler

Versi EYD nongolnja di Bali Post edisi 21 Desember 2014, halaman 19 kiri atas. Sjahdan, pada suatu ketika ada sematjam sangkar pandjang tanpa alas atau tutup, dibuat dari anjaman bambu kasar sadja dan dipergunakan untuk mengangkut babi hidup-hidup, ke pasar atau tempat pemotongan. Dulu itu djuga dibutuhkan tongkat jang dimasukkan ke dalam sangkar supaja dua pria bisa memikulnja dari tempat pembiakan ke rumah si pemesan binatang. Kadang2 sampai butuh waktu sedjam untuk menggotong babi ke tempat tudjuan, begitu tjerita orang padaku. Ketika sampai di depan rumah pembeli, babi itu lalu disembelih, dengan kelihaian seorang djagal: potongan dilakukan persis pada urat … Lanjutkan membaca “Mengangkut babi” oleh Hedi Hinzler