“Bagi Mereka Sebaiknja Oranje Pulang Sadja” Oleh Marijn de Vries

Klik di sini untuk versi aslinja jang dalem bahasa Londo; berikut ini alih bahasa: Joss Wibisono     Air dalam ketel dikiranja sudah mendidih begitu terlihat busa tatkala dia memasukkan sebungkus teh tjelup ke dalamnja. Tapi dia lebih berniat beli mesin pendidih air sadja. Busa itu memang pertanda bahwa air sudah panas, tapi sebenarnja masih belum mendidih. Ia tak berani menggunakan ketel karena berisik begitu airnja mendidih. Pokoknja semua harus dilakukan supaja tidak mengganggu sang suami jang begitu keasjikan menonton sepak bola. Tangannja gemetaran ketika mengangkat tjangkir teh di medja dapur. Dari ruang keluarga dia dengar televisi disetel begitu keras. … Lanjutkan membaca “Bagi Mereka Sebaiknja Oranje Pulang Sadja” Oleh Marijn de Vries