”Nasionalisme bahasa: dari Soempah Pemoeda sampai keminggris” wawantjara dengen Joss Wibisono

Dalam rangka Soempah Pemoeda, situs Terakota.id mewawantjaraiku. Semula mereka kira dan begitu djuga aku kira, wawantjara itu pendek sadja. Tapi berhubung aku sedang mikir2 tentang bahasa Indonesia, dan punja gagasan jang lebih chusus lagi tentang nasionalisme bahasa, maka djawabanku tidak pendek, bahkan super pandjang. Ada beberapa sjarat jang aku adjuken kepada pengelola situs, sebelum mendjawab pertanjaan mereka. Misalnja harap djawabanku tidak dipotong, tapi dimuat setjara berseri. Kemudian edjaan Suwandi jang aku gunaken harap tidak diganti dengan edjaan Van Ophuysen atau edjaan jang sekarang berlaku, apapun nama itu edjaan. Baru setelah mereka setudju pada sjarat2 jang kukemukakan, djawaban mulai kutulis. Pandjangnja … Lanjutkan membaca ”Nasionalisme bahasa: dari Soempah Pemoeda sampai keminggris” wawantjara dengen Joss Wibisono