“Mitos kekuatan rakjat” oleh Joss Wibisono

Aslinja tulisan ini adalah tugas achir mata kuliah Sosiologi Pembangunan, dosennja Arief Budiman.  Tapi, berhubung masalah kekuwatan rakjat jang itu wektu terkenal dalem istilah Inggrisnja People’s Power kembali aktual dengen kembalinja Benazir Bhutto dari pengasingan, maka tugas achir itu aku tulis lagi djadi sebuwah opini jang nongol di harian Wawasan (Semarang) edisi 17 Mei 1986, halaman II. Tamtu azha penulisan kembali itu djuga didesek lantaran aku, sebagai mahasiswa tanpa penghasilan, butuh honornja supaja bisa makan.   KETIKA BENAZIR BHUTTO pulang dari pengasingan soal kekuatan rakjat (people’s power) kembali diperbintjangkan orang. Terilhami oleh tindakan Cory Aquino di Filipina, Benazir Bhutto ingin … Lanjutkan membaca “Mitos kekuatan rakjat” oleh Joss Wibisono

“Pers Kampus: Jang terhempas dan Jang Kandas” Oleh Joss Wibisono*

Ini tulisan djaman baheula bener, terbit di Basis Edisi Djuni 1986, halaman 227-234 (Tahun XXXV, nomer 6). Bisa djadi inilah tulisan “ngilmiah”ku pertama jang diumumken oleh sebuwah medium massa. “Ngilmiah” karena ini tulisan pandjang komplit dengen tjatatan kaki serta referensi segala matjem. Maklum tulisan2 sebelonnja jang nongol di pelbagai media massa kebanjakan tjuman artikel pendek jang tida paké referensi. I Sebagai orang jang sudah agak lama berketjimpung dalam pers kampus izinkan saja mengawali tulisan ini  dengan sebuah berita. Berita jang akan saja turunkan berikut hanjalah kutipan, bukan hasil perburuan sendiri. Saja mengutip Sinar Harapan, edisi 25 Februari 1986, halaman V, … Lanjutkan membaca “Pers Kampus: Jang terhempas dan Jang Kandas” Oleh Joss Wibisono*