“Taalpolitiek en VOC-mentaliteit” door Joss Wibisono

Dit is een Nederlandse versie van een reeds in het Indonesisch gepubliceerd artikel. Dit artikel is gebruikt in het kader van tentoonstelling Gouden Tijden Zwarte Bladzijden in Deventer. De Spanjaarden deden het in de Filipijnen, Portugezen in Oost-Timor, de Fransen in Indochina, en de Britten in Birma: deze kolonisators legden hun taal op aan de inheemse bevolking. Maar Nederland deed dat niet in Indië. Daar bleef de bevolking de handelstaal Maleis gebruiken. In andere Nederlandse koloniën, zoals Suriname en de Antillen, moest wél Nederlands worden geleerd en gesproken. Hoe is dit verschil in taalpolitiek te verklaren? In Afrika, Zuid-Azië en Latijns-Amerika … Lanjutkan membaca “Taalpolitiek en VOC-mentaliteit” door Joss Wibisono

“Bahasa dan Keindonesiaan Kita” oleh Joss Wibisono

Ini tulisan lama, upaja pertama menulis masalah nasionalisme bahasa versus EYD dan politik Bahasa Indonesia jang baek en bener. Ketika kemudian terbit tulisan soal bahasa dan kekuwasaan, beberapa aliena diambil dari ini tulisan. Diunggah dalem rangka bulan bahasa, persisnja hari Soempah Pemoeda. Dua djudul berita berikut terpampang pada Rubrik Nasional Koran Tempo edisi 20 Februari 2007. “RUU Bahasa Tak Diperlukan” dan “Tiga Negara Disinjalir Langgar Wilajah Indonesia”. Berita pertama soal protes terhadap keinginan pemerintah untuk membatasi pengaruh asing melalui UU Bahasa. Berita kedua soal penerbangan gelap di atas alur laut kepulauan Indonesia serta wilajah zona ekonomi eksklusif. Tiga negara disebut … Lanjutkan membaca “Bahasa dan Keindonesiaan Kita” oleh Joss Wibisono

“Zakar makar” Oleh Joss Wibisono

Zakarku telah mekar, kekar siap memangsa tubuh-tubuh sintal Zakarku kini tegar, kekar siap menjebar teror dan makar Zakarku mengedjar, hadang menjasar tubuh kuning sintal gemetar Zakarku tetap kekar kian menegar membuat tubuh sintal tergelepar Zakarku puas, menggenggam bebas kerna tubuh sintal bisu terhempas dan deritanja tersimpan, takkan terungkap Zakarku kini tegar, kekar setelah teror, makar, luas tersebar Hilversum 30 Djuli 1998. Lanjutkan membaca “Zakar makar” Oleh Joss Wibisono

“Saling serap Indonesia Belanda” oleh Joss Wibisono

Catatan awal: pelbagai tulisan yang menguraikan serapan kata-kata Belanda ke dalam bahasa Indonesia selalu bersikap sepihak: tidak menguraikan bahwa bahasa Indonesia (mereka sebut het Maleis, bahasa Melajoe) sebenarnya juga diserap oleh bahasa Belanda. Inilah yang dicoba diuraikan dalam esei berikut. Serapan itu biasanya memang selalu dua pihak. Versi sedikit lain tulisan ini pernah terbit di Tempo. Partai politik pertama di Nusantara adalah Indische Partij jang pada tahun 1911, di Bandung, didirikan oleh Ernest Douwes-Dekker (Setiabudi Danudirdja), Tjipto Mangoenkoesoemo dan Soewardi Suryaningrat. Kata bahasa Belanda partij selandjutnja kita serap ke dalam bahasa Indonesia mendjadi partai. Karena itu sekarang ada Partai Keadilan … Lanjutkan membaca “Saling serap Indonesia Belanda” oleh Joss Wibisono

“Politik Bahasa dan Mentalitas VOC” oleh Joss Wibisono

Versi lain esei ini pernah terbit di Mingguan Tempo Edisi 23 Djanuari 2012. Djuga diambiil alih oleh blog rubrik bahasa milik Ivan Lanin Serasa ada sesuatu jang terlewat pada setiap bulan bahasa, sebagai bagian ritual mengenang heroiknja Soempah Pemoeda. Itulah mengadjukan dan berupaja mentjari djawaban terhadap sebuah pertanjaan jang tidak kalah pentingnja: mengapa pendjadjah Belanda dulu tidak mewadjibkan kita berbahasa mereka? Bukankah di Filipina Spanjol memberlakukan bahasa mereka, seperti djuga Portugal di Timor Lorosa’e dan Prantjis di Indochine, sekarang Vietnam, Kambodja dan Laos? Kekuatan kolonial Eropa jaitu Inggris, Prantjis, Spanjol dan Portugal memang selalu membuat wilajah djadjahan mereka djuga berbahasa … Lanjutkan membaca “Politik Bahasa dan Mentalitas VOC” oleh Joss Wibisono

“Nasionalisme: Kini Giliran Bahasa” oleh Joss Wibisono

Catatan awal: versi EYD kolom ini jang lebih pendekan telah diumumkan oleh MBM Tempo edisi 7 Desember 2009, halaman 68. Bisa diklik di sini. Blog Ivan Lanin djuga mengumumkannja. Vienna atau Wina? Geneva atau Djenewa? Cheska atau Tjeko? China atau Tjina? Selama dua versi itu terus digunakan, diskusi mengenai nama2 asing ini tidak akan pernah selesai. Uraian berikut datang dengan sudut pandang jang agaknja belum pernah digunakan. Itulah nasionalisme. Nasionalisme bahasa, persisnja. Dengan katjamata nasionalisme bahasa, maka pertanjaannja mendjadi: kalau kita sudah punja Wina kenapa harus Vienna? Kalau kita sudah punja Djenewa buat apa Geneva? Kalau kita sudah punja Tjina … Lanjutkan membaca “Nasionalisme: Kini Giliran Bahasa” oleh Joss Wibisono

“Otoritas Bahasa: Perlukah?” oleh Joss Wibisono

Dèngen ini tulisan aku solider sama Eko Endarmoko jang didzolimi Pusat Bahasa karena karjanja Tesaurus Bahasa Indonesia didjiplak oleh lembaga taik kutjing itu. Versi jang agak berbeda diterbitkan oleh Tempo dalam rubrik bahasa, kemudian djuga diumumkan oleh blog rubrik bahasa milik Ivan Lanin. Seperti biasa, untuk blog, ini tulisan ditampilken dalam edjaan jang belon disempurnaken sama orde baunja engkong harto. Kalow ada jang lebih suka atow lebih terbiasa sama edjaannja si engkong, dipersilahken batja versi jang diumumkan Tempo. Pusat Bahasa, satu2nja otoritas bahasa kita, terdjerembab dalam kontroverse karena dituduh mendjiplak Tesaurus Bahasa Indonesia karja Eko Endarmoko. Tulisan ini mengadjak pembatja … Lanjutkan membaca “Otoritas Bahasa: Perlukah?” oleh Joss Wibisono

“Djenis kelamin tuan” Oleh Joss Wibisono

Catatan pengantar: Versi sedikit lain tulisan ini diumumkan oleh MBM Tempo yang kemudian juga disalin oleh Ivan Lanin dalam blognya Rubrik Bahasa. Kolom ini ditulis antara lain untuk menjawab kalangan yang menghimbau supaya saya menulis soal sex, film, dst. Dalam blog ini digunakan ejaan yang belum disempurnakan oleh orde barunya engkong harto. Selamat membaca dan silahkan berkomentar. Kalow bisa lebih dari unjuk jempol jach. Trims banget, sebelumnya. Ada baiknja tulisan ini diawali dengan dua larik sjair lagu Djoewita Malam, karja Ismail Marzuki [1914-1958]. “Djoewita malam siapakah gerangan toean Djoewita malam dari boelankah toean”. Kemudian dua larik lagi, masih karja komponis … Lanjutkan membaca “Djenis kelamin tuan” Oleh Joss Wibisono

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post. Here are some suggestions for your first post. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post … Lanjutkan membaca Hello world!